• 13

    Aug

    rindu ini untuknya...

    Ntah mengapa aku masih merindukannya rindu yang terlarang, pasti namun aku masih mengingat sudut terdalam sebuah cinta tak pernah menyisakan masa lalu. Semua itu masih terasa, Seakan kemarin atau sedetik yang lalu Ntah mengapa aku masih mencarinya berharap ia melakukan yang sama berbagi cinta dalam sunyi, karna hanya itu yang dapat kami lakukan. Tak mungkin semudah itu bagiku untuk menyimpannya rapat terlalu banyak kenangan di dalamnya dan begitulah cinta telah menyihir jiwa, merasuk tanpa terkendali..
  • 9

    May

    Maaf [ Lagi & Lagi ]

    Maaf Sehubungan dengan sang perempuan tidak memiliki kesempatan untuk Online, dan menulis postingan, serta menyapa kawan - kawan dblogger’s semua nya, maka blog ini di non aktif kan sementara, sampai pada nanti, sang perempuan memiliki waktu yang cukup untuk menyapa kembali kawan - kawan semuanya mudah - mudahan tidak dalam waktu yang lama sang perempuan akan kembali lagi Salam Sang Lelaki
  • 7

    Apr

    (... aku pun kehilangan...)

    Saat hujan mempermainkan hatiku menabuh pilu dalam setiap tetesnya alangkah risau saat aku memeluk sepi namun kabut memaksa jiwa mengabur Saat gelombang itu menerjang takdir lelap pun menjadi isak setiap kehilangan mengeringkan jutaan airmata dalam nisan-nisan tak bertuan Kau paksa aku lagi untuk berteriak ampun memohon maaf bersimpuh sujud Kau paksa aku mengakui Kuasa Kehebatan Arogan-Mu Semoga mereka baik-baik saja Seperti tempat yang pernah Kau janjikan Disanalah mereka menunggu kami yang tersisa Ps: karna kita bukan lah siapa-siapa dimata-Nya…
  • 15

    Feb

    ( ...Masa lalu... )

    Tidak kah kau merasa malu, datang kembali mengucap rindu setelah bilur-bilur kau endapkan pada luka bernafas airmata Tidak kah kau merasa pantas, sekian lama mengurai aksara sedang mimpi pun takkan pernah ku biarkan kau datang lagi Ps: Mengertilah, masa lalu ku letak mu hanya jauh disana.
  • 5

    Feb

    (kita pernah emosi...)

    Kekasih, hapuslah airmata mu tak sanggup aku menatap tetesan air menghujami hati ku jelaskan padaku luka apa dalam jiwamu karna tak pernah aku berharap engkau bersedih kekasih, hapuslah amarah dan bersabarlah! aku mengerti kita mungkin terlalu takut saling kehilangan. Ahk waktu ini semakin berharga bagi kita ya, lelaki ku?? (sebuah perbincangan tanpa waktu….)
  • 3

    Feb

    ( pesan untuk dirinya... )

    Mungkin hari ini hanya sekelebat dari perjalanan kala bumi membuat mu terlihat semakin tua seperti layaknya diri ku kini. Mungkin hari ini hanya hari yang biasa terlewati saat dunia tak pernah memberikan waktu mundur sekedar mengenang milyaran detik berlalu Mungkin hari ini hanya sekedar kata sedikit ucapan, namun itu tulus penuh kasih Lelaki ku, dulu tak pernah aku terpikirkan akan mu bermimpi akan bertemu, dan menyibak airmata kesepian Lelaki ku, jadi lah engkau sebagai seorang pria Yang penuh kekuatan Yang penuh kebaikan Yang penuh kasih sayang Aku yakin hari ini akan berlalu, esok berganti esok namun saat ini aku bahagia menemani engkau berganti usia meskipun kupastikan dirimu begitu jauhnya * peluk cium selalu untuk lelaki ku
  • 28

    Jan

    (Keperihan yang tertinggal..)

    Aku yakin kau tersenyum puas menyaksikan sebuah kehancuran di depan jalan ku Kau meninggalkan aku dan menitipkan luka diantaranya Sepertinya kau pemenang cerita ini karna kau lihat aku berlinang sendiri sanggupkah engkau melewati aku bersama ia, yang kau ingkari Harusnya kubiarkan kau menghamba menangis akan cinta yang kupunyai melihat mu memohon penuh iba pedulikan segala janji dalam noda Dunia tak pernah sama melihat aku meratapi hari betapa luas kau mengoyak hati ku membiarkannya membusuk bersama waktu Ini keperihan yang tertinggal yang kusulam caci maki diatasnya dan busur yang melesat mencari jantungmu agar terhapus sebuah nyawa dan nama
  • 22

    Jan

    ( aku cemburu! )

    Tau kah engkau, kekasih berjauhan seperti ini membuat ku rindu kerap terbakar api cemburu Tau kah engkau sayang ku jarak ini begitu membuatku tersiksa selalu berpikir kau tak setia Aku ingin marah pasti kau tau itu, Sayang *Tuhan, mengapa kau kirim aku dengan cinta seperti ini?
  • 20

    Jan

    (menunggumu)

    Aku menunggumu, disudut kaki langit dalam pecahan ungu, cahaya pelangi Aku tau kau tak mungkin datang pasti karna disana badai tak jua reda . Tahun berganti Pelangi masih seperti dulu warna ungu yang selalu ku suka Disaat senja, namun kau tak datang lagi ..kini Lensa ku tak melihat ungu semburat jingga yang mengingatkan aku Pada indahnya cinta kita mungkin kini saatnya aku yang pergi!
  • 16

    Jan

    (something's happen to me..)

    Cinta, aku hampir lupa dan tak mengenali dirimu lagi terlalu lama aku meninggalkan rupa dan indahnya paras mu. namun cinta, sesaat ini kau hadir kembali Kau menyentuh aku dengan bahasa yang tak terjamah kerinduan. seolah kita mencari, dan kehilangan. Cinta, bila kau menyapa pagi ku dan mengantar lelapku hingga jiwa kita seolah menyatu dalam jarak yang bermakna apa ini mampu kita lewati? “Sepertinya cinta tak pernah singgah lama, seperti hari kemarin membuat aku tak ingin menikmati cinta lagi. Apakah ini rasa takut bagi ku” Cinta, hiduplah engkau dalam diri ku Bernyawalah engkau di dalam sana Tumbuhkan jiwa mu dalam jiwa ku
  • 14

    Jan

    (tentang: Lelaki Ku..!)

    duuuhh… Lelaki Ku…!! LELAKI KU…. Cinta ini membutakan aku, sayang tapi aku bahagia, buta karna dengan begitu aku merasakan diri mu
  • 4

    Jan

    DARAH MU, SAUDARAKU...!!

    Darah saudaraku, tumpah karna amarah perih menusuk jiwa Darah saudaraku, menetes dari sudut bibir menggenggam nafas dalam hitungan detik Saudaraku, kita tak pernah saling mengenal bertegur sapa dan senda gurau namun jiwa ku dan jiwa mu berasal dari Pencipta yang sama Saudaraku, kita tak sempat saling tatap dan berbagi kasih selama ini namun hati ku dan hati mu pasti ingin hidup dengan damai Saudaraku, tak banyak yang bisa aku ucap kalimat beku melihat kota mu hancur bahasaku jadi kata-kata berita tentang mu airmataku hanya mengalir dalam tetesan darahmu Wahai jiwa-jiwa saudaraku kalian lebih cepat meninggalkan aku kalian membayar kebebasan dengan jihad Allah pasti melihat mu, Saudara ku …
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post